<a href="https://beritaoke.id/"><strong>BERITAOKE.id</strong></a>-Pondok Pesantren Baitussalam Kecamatan Cisaat menggelar Wisuda Tahfidz Al-Qur’an di Aula Gedung D Baitussalam dengan suasana khidmat. (22/02/2022) Ketua Umum Yayasan Baitussalam, KH. Uwoh Abdullah menyampaikan ditahun ini diikuti oleh Siswa Siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Baitussalam, Madrasah Diniyah (MD) Baitussalam, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Baitussalam dan Madrasah Aliyah (MA) Baitusalam sebanyak 142 peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh wali santri, ustadz/ustadzah, mudir’am Pondok Pesantren Baitussalam Abuya KH. Onen Qurnaen, kepala lembaga dari mulai PaudQu/TK. Al-Qur’an Baitussalam (Ustadzah Eneng Hamilah Sopriatul Badriah), Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Diniyah (MD) Baitussalam (Ustadz Iim Abdul Karim), Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Baitussalam (H. Maman Abdurrahman), Madrasah Aliyah (MA) Baitusalam (Ustadz Acep Abdul Aziz) dan pihak Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Usman Armaludin.<!--nextpage--> Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Pondok Pesantren Baitussalam dibuka secara resmi oleh H. Usman Armaludin mewakili dari pihak Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi. H. Usman menyampaikan dalam sambutannya Kementerian Agama mengapresiasi Program Unggulan Pondok Pesantren Baitussalam yaitu dengan adanya Program Tahfidz Al-Qur’an dengan di buktikan wisuda yang dihadiri oleh wali santri. Kementerian Agama juga mengucapkan terima kasih kepada para ustadz/ustadzah yang telah membina santri dan santriwati yang hafidz berjumlah 142 santri, yang tahfidz ini perlu dipertahankan dan dikembangkan. <img class="alignnone size-medium wp-image-2807" src="http://beritaoke.id/wp-content/uploads/2022/02/WhatsApp-Image-2022-02-22-at-16.00.31-300x225.jpeg" alt="" width="300" height="225" /> Setelah membuka secara resmi kegiatan sekaligus sambutan H. Usman memberikan penghargaan kepada salah satu peserta wisudawan wisudawati Tahfidz Al-Qur’an sebagai kategori hafidz terbanyak 8 Juz yaitu Fathiyyah Zahra Abdul Karim.<!--nextpage--> Abuya KH. Onen Qurnaen menambahkan tidak hanya menghafal Al-Qur’an tetapi juga kita harus mengamalkan isi Al-Qur’an. Pungkasnya (MY)