
“Yang dimaksud dengan peristiwa Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad Saw di malam hari dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerussalem. Sedangkan Mi’raj sambungnya, adalah dinaikkannya Nabi Muhammad dari Masjidil Aqsa menuju ke langit ketujuh dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha, ” katanya.
Dijelaskannya, perintah salat yang diperoleh Nabi Muhammad Saw dari Allah SWT merupakan perintah yang sangat bermanfaat bagi umat, khususnya dalam membentuk karakter seorang muslim yang taat.
“Melalui peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW ini semoga bisa menambah wawasan dan meningkatkan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT,” katanya.

Sementara itu, Mudir Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim, Ustadzah Eneng Hamilah Sopriatul Badriah dan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Pemantau dan Media Pendidikan Fathiyyah Zahra, Ustadz Iim Abdul Karim menyampaikan ucapan syukur dan terimakasih kepada semua pihak, turut menyukseskan kegiatan tersebut semoga menjadi ladang ibadah, aamin yaa rabbal aalamin

























