Maka dari itu, kegiatan bazar dalam rangka mengenalkan produk UMKM Kabupaten Sukabumi bisa terus dilaksanakan. Sehingga, masyarakat bisa lebih mengenal produk-produk UMKM.
“Bazar seperti ini tidak hanya di ramadhan saja, namun harus menjadi rutinitas. Bila perlu, setiap bulan setiap wilayah mengadakan bazar untuk mengenalkan produk UMKM,” ucapnya.
Tak hanya itu saja, produk UMKM asal Kabupaten Sukabumi bisa lebih diperkenalkan melalui parsel. Apalagi, menjelang lebaran banyak orang yang mengirim parsel ke kerabatnya.
“Parsel ini, bisa kita isi dengan produk UMKM. Semisal sirop pala yang menjadi khas Kabupaten Sukabumi ataupun produk lainnya. Jangan produk hasil industri melulu,” ungkapnya.
Selain itu, Kabupaten Sukabumi memiliki ikon desa hanjeli yang telah diakui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Maka dari itu, olahan berbahan dasar hanjeli harus bisa disajikan di setiap event.

























