“Olah-olahan yang menjadi unggulan kita, harus dimunculkan terus. Sehingga masyarakat semakin mengenalnya,” bebernya.
Salah satu hal yang bisa mendukung produk UMKM ialah dengan memasukannya ke e-katalog lokal. Sehingga, pemerintah bisa menetapkan produk tersebut untuk digunakan perangkat daerah. Jadi, perangkat daerah tidak menggunakan produk luar.
“Ini salah satu dukungan untuk bela beli produk UMKM,” terangnya.
Terakhir, produk UMKM harus dipasarkan dan diperkenalkan secara daring. Sehingga, masyarakat luas lebih mengenal produk UMKM asal Kabupaten Sukabumi.
“Kita bisa pasarkan lewat e-commerce untuk memperkenalkan lebih jauh produk UMKM kita,” bebernya.
Ketua Dekranasda Kabupaten Sukabumi Hj. Yani Jatnika Marwan mengatakan, kegiatan tersebut berjalan sukses dan lancar. Bahkan, menghasilkan omset di atas Rp 300 juta selama 14 hari pelaksanaan bazar tersebut.

























