<strong>BERITAOKE.id</strong> - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (25/5/22) kemarin di Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi menyebabkan bencana. Akibatnya satu rumah dan Jembatan rusak berat. Peristiwa hujan deras yang di sertai angin kencang terjadi sekira pukul 15.00 WIB sore. Bencana alam terjadi di dua lokasi dan desa yang berbeda. Berdasarkan laporan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Curugkembar, Suryana melaporkan, hujan deras menyebabkan jembatan di Kampung Pasir Bajing RT 03/03 Desa Sindangraja sebagian ambruk. Sementara dilokasi lainnya di Kampung Cibitung RT 01/04 Desa Cimenteng, satu rumah warga tertimpa pohon tumbang yang disebabkan angin kencang saat hujan deras. "Berawal tiba-tiba hujan deras dengan disertai angin kencang. Jembatan sebagian ambrol tergerus air dan rumah tertimpa pohon," jelas Suryana dalam keterangan rilisnya yang diterima awak media, Kamis (26/5/22).<!--nextpage--> Rumah tinggal warga mengalami rusak berat. Setelah mendapat laporan P2BK segera berkoordinasi dengan muspika serta petugas dan pemerintah desa setempat. Pihaknya langsung melakukan asesmen dan cek lokasi. "Pohon tumbang yang menimpa rumah Pak Wanda Martini di Kampung Cibitung, Desa Cimenteng, sudah dievakuasi secara bergotong-royong. Petugas dan unsur muspika bersama-sama warga setempat langsung turun tangan," terang Suryana. Sementara untuk jambatan yang ambrol warga dari kedua Kampung Pasir Bajing dan Pasir Wulung masih khawatir saat melewati jembatan tersebut. "Ya, warga kedua Kampung masih riskan untuk melewati jembatan Sindangraja ini takut ambrol. Bagian jembatan sudah ambrol terkikis air. Selain itu kondisi debit air masih tinggi," ujar petugas penanggulangan bencana kecamatan ini. Petugas belum memastikan nilai kerugian materi yang menimpa rumah milik Wanda di Desa Cimenteng dan kerusakan Jembatan Sindangraja itu.<!--nextpage--> "Kerugian masih dalam perhitungan pihak pemerintah desa setempat. Sementara warga kami imbah agar tetap waspada dengan segala bentuk bencana yang kapan saja bisa terjadi," tandasnya.