Ia tidak memungkiri bahwa tiga hal dalam mendidik anak itu pada saat ini tidaklah mudah. Karena banyak tantangannya.
“Iya sangat sulit, apalagi pada zaman gadget seperti ini anak-anak bahkan balita sudah sibuk memegang handphone. Kalau orang tua tidak melakukan kontrol secara ketat, bisa berdampak negatif,” paparnya.
“Di setiap jadwalnya diawali dengan murojaah dilanjut membaca Iqra atau Al-Qur’an sesuai kemampuan santri, tahsin, tartil, tajwid, tahfidz Al-Qur’an, ditambah penulisan Arab dan hafalan bacaan shalat. Kemudian doa-doa, tawasul dan shalawat” ungkap Ustaz Iim sekaligus pemateri pengajian di Masjid Besar Qubbatul Islam/Kaum Cisaat
itu.
Keberadaan Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim diakui oleh pemerintah, sebagaimana Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 94 Tahun 2021 dengan Nomor Statistik : 510032021051.


























