Pendidikan anak usia emosional merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio(sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.
Untuk mencapai semua yang diperlukannya tujuan pendidikan anak usia dini agar dalam penyelenggaraannya memiliki arah dan sasaran yang akan dicapai, serta penyelenggaraannya dapat berjalan efektif dan efisien. Secara umum tujuan pendidikan usia dini adalah membangun perkembangan potensi fisik, intelektual, emosional, moral dan agama anak secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan dasar.




















