“Saat proses evakuasi, petugas menemukan beberapa kendala. Salah satunya, kesulitan untuk mengevakuasi dua korban yang meninggal tertimbun longsoran itu. Iya, karena memang lokasinya miring jadi sulit dievakuasi,” jelasnya.
Setelah mendapatkan laporan bencana alam itu, sambung Nanang, BPBD Kabupaten Sukabumi langsung menginstruksikan anggotanya untuk segera bergegas ke lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan Polsek Cidahu, Puskesmas Cidahu, perangkat desa, Satpol PP Kecamatan Cidahu, Damkar Cicurug, relawan Khatulistiwa, PMI, URC PP dan warga setempat.
“Berdasarkan laporan petugas di lapangan, dugaan sementara bencana longsor itu terjadi karena memang kondisi atau konstruksi tanah di lokasi itu, cukup labil,” sambungnya.
Sementara itu, Samsu (40) yang merupakan salah satu korban yang selamat dari bencana longsor mengatakan, awalnya dia mengaku kaget. Sebab, saat itu ia tengah berada di bawah tiba-tiba tebing itu longsor.
























