Fahmi juga mengucapkan selamat kepada 144 warga yang menerima bantuan dan tolong sertifikatnya agar dijaga dengan sebaik-baiknya.
“Kota Sukabumi Saat ini mendapatkan cukup banyak kuota untuk program PTSL sejak 2017 hingga 2022. Sejak 1997 sudah ada 36.297 yang mengikuti PTSL dan yang sudah diserahkan 35.784,” bebernya.
Lebih lanjut Fahmi menuturkan terdapat 144 serfikat yang diserahkan. Selain itu juga ada sebanyak 294 sertifikat menunggu kelengkapan berkas karena belum lengkap.
“Pemkot Sukabumi menargetkan Kota Sukabumi sebagai kota lengkap, dalam artian seluruh lahan yang ada di kota sudah tersertifikatkan supaya ada jaminan hkum, menghindari gugatan secara hukum dan harga jual lebih tinggi dan hal ini membutuhkan dukungan bersama seperti Camat dan Lurah dalam edukasi kepada warga.
Misalnya sambung dia, lahan yang dimiliki warga ada batasnya dan diketahui secara pribadi dan dengan sertikat resmi diakui oleh negara. Sebab dibuktikan dengan adanya dokumen yakni sertifikat.


























