“Terlebih di Kota Sukabumi sangat istimewa, Sebab launching gerakan Maghrib Mengaji langsung dilakukan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil sehingga mari memassifkan program keagamaan tersebut,” tandasnya.
Ditempat yang sama Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Kota Sukabumi Herman Permana menambahkan, pemberian insentif atau honor diberikan kepada guru mengaji dalam gerakan Maghrib mengaji (gemari), yang mana program ini salah satu program unggulan Wali Kota Sukabumi.
“Pada tahun 2022 ini terdapat 200 orang guru mengaji dalam gerakan Maghrib mengaji yang mendapatkan insentif yang tersebar di tujuh Kecamatan, besaran dana yang diberikan Rp 200 ribu per bulannya.
Tak hanya itu, pemda juga memberikan uang pembinaan kadedeuh kepada Khafilah asal Kota Sukabumi yang meraih prestasi pada MTQ Jabar di Kabupaten Sumedang. Nantinya para juara dari Kota Sukabumi ini akan mewakili Jabar di ajang MTQ Nasional di Banjarmasin Provinsi Kalimantan pada Oktober 2022 mendatang,” pungkasnya.(*)red






















