Lnjutnya, “Ini bukan banjir bandang. Jadi kalau hujan berjam-jam sungai Cikaso pastimeluap. Jadi bukan banjir bandang, ya bisa dikatakan banjir langganan,” sambungnya.
Berdasarkan pantauan yang terdampak banjir diperkirakan ada sekitar 200 Kepala Keluarga kurang lebih. Namun sebagian tetap bertahan di rumahnya masing-masing. Tapi sebagian besar warga sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman.
Pihak P2BK bersama muspika serta pemerintah desa setempat saat ini masih di lokasi banjir. Namun di pastikan banjir sudah mulai surut sebab hujan dilokasi sudah mulai reda.
“Air tadi mencapai 5 hingga 6 meter di pemukiman warga. Terutama untuk rumah di lokasi paling dekat dengan aliran sungai Cikaso. Saat ini banjir mulai surit dan kami masih berjaga-jaga di lokasi,” pungkasnya.*(ah)

























