Dengan adanya kegiatan ini tentu saja sangat mengapresiasi pihak sekolah karena telah memberikan prosedur arti penanganan kebakaran dan kebencanaan kepada para pelajar sejak usia dini.
“Program sekolah Gais ini saya kira sangat baik, setidaknya siswa akan memahami prosedur dasar soal kebencanaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berlanjut,” sambungnya.
Sudrajat berharap, untuk sekolah-sekolah lain kegiatan seperti ini bisa di adopsi termasuk perusahaan swatsa dan instansi pemerintah di Kota Sukabumi pada khususnya.
“Ya, jika melihat kemajuan di Kota Sukabumi saat ini sudah banyak gedung-gedung tinggi. Bagaimana kita melakukan proteksi dini pemadaman api secara mandiri,” tuturnya.
Sementara itu founder Golden Age Islamic Montessori (GAIS) School, Iklas Nian Tanujaya menambahkan, kegiatan stimulasi sudah masukdalam misi pendidikan. Menurutnya emergency prosedur pada stimulasi kebencanaan begitu penting diketahui anak-anak.


























