Petugas P2BK langsung berkoordinasi dengan unsur Muspika beserta pemerintah desa setempat dan segera melakukan asesmen ke lokasi bencana guna melakukan pendataan.
Akibat banjir dari penyempitan sungai itu terdapat tiga rumah warga yang terendam banjir. Ketiga rumah antara lain rumah milik Ijang dengan penghuni 3 jiwa, rumah Dadang, 3 jiwa dan rumah Eman Sulaeman 3 jiwa.
“Tiga kepala keluarga (KK) masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam insiden banjir. Kerugian masih dalam tafsiran pemerintah desa setempat,” sambung Ofieq.
Pihak P2BK dan muspika tetap menghimbau warga masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terutama pada titik lokasi yang rawan banjir maupun longsor.*(ah)

























