“Pemerintah memiliki target dalam melahirkan wirausaha baru, hal ini mengingat dari hasil analisa, sulitnya menciptakan lapangan kerja baru. Intinya pemda ingin menghadirikan anak muda produktif kreatif dan mau mandiri. Caranya melalui Diskumindag dan Sukabumi kece menggelar pelatihan,” kata Wali Kota.
Dengan begitu sambung dia, kondisi saat ini ekonomi digital semakin tumbuh berkembang pesat. Oleh sebab itu diharapkan lulusan Sukabumi Kece bisa menjadi entreprenuer dan bisa membuka lapangan kerja. Intinya bukan hanya jadi pengusaha muda, melainkan mampu menarik tenaga kerja.
“Maksimal digitalisasi dalam usaha, saya berpesan kepada peserta jangan jadikan wirausaha jadi alternatif tetapi jadikan tujuan untuk berhasil,” jelasnya.
Sukabumi Kece, tambah Fahmi lahir dari sebuah kekhawatiran yakni 60 persen dari jumlah penduduk adalah pemuda dan ini harus jadi perhatian, Di mana setiap tahun ada lulusan SMA/SMK dan sarjana makin banyak.

























