Upaya petugas BPBD Kecamatan setelah menerima informasi dari pemdes Mekarsari segera melakukan koordinasi dengan unsur muspika dan relawan bencana lainnya, guna melakukan asessment dan pendataan ke lokasi kejadian.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka atas peristiwa ini, namun dua ruang kelas sekolah SDN Cicewol tidak bisa digunakan kegiatan belajar dan mengajar untuk hari berikutnya,” terang Dodi.
Petugas bersama guru-guru dan dibantu oleh warga masyarakat setempat secara gotong-royong melakukan evakuasi dengan cara membersihkan puing-puing reruntuhan pada lokasi dua atap sekolah yang ambruk.
“Sekolah butuh perbaikan ruang kelas baru. Sementara kegiatan belajar mengajar rencananya akan dilakukan secara bergantian menggunakan ruang kelas lainnya. Kerugian materi akibat ambruknya atap dua ruang kelas SDN Cicewol masih dalam hitungan,” pungkasnya.*(ah)


























