<strong>BERITAOKE.id -</strong> Untuk kesekian kalinya PWI Peduli Kabupaten Sukabumi turut membantu pendistribusian bantuan kemanusiaan komunitas anak rantau Singkawang Kalimantan Barat yang berada di Jakarta. Bantuan tersebut disalurkan langsung ke lokasi tenda pengungsian korban gempa bumi di Cianjur Jawa Barat. "Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran PWI Peduli Kabupaten Sukabumi yang sudah membantu kelancaran pengiriman logistik untuk korban gempa bumi di Cianjur," ujar Koordinator Komunitas Anak Rantau Singkawang Kalbar, Lip Nam, kepada media, Sabtu (10/12/22) kemarin. Menurut Lip Nam, untuk kesekian kalinya pihaknya mendapat bantuan dalam penyaluran logostik untuk para korban di beberapa Kecamatan yang terdampak gempa bumi beberapa pekan lalu di Kabupaten Cianjur tersebut. "Pekerjaan tanpa pamrih merupakan sangat mulia. Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Jurnalis PWI Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam PWI Peduli. Terima kasih sudah menuntun kami sehingga bantuan ini sampai dan tepat sasaran," tandasnya.<!--nextpage--> Bantuan serupa turut disalurkan ke Posko Bencana Gempa di SMKN 2 Cilaku Jalan Perintis Kemerdekaan No.02 Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur. Bantuan diterima langsung oleh Koordinator Piket Posko Jajat Sudrajat. “Bantuan ini akan kami salurkan untuk kebutuhan tenaga pendidik yang terdampak gempa bumi. Gempa kemarin itu ada 167 sekolah rusak. Itu terdiri dari SMK, SMA, SLB dan lainnya," ujar Jajat. Dari jumlah tersebut, tercatat 20 sekolah yang rusak berat. Sementara tenaga pendidik yang terdampak sebanyak 913 orang dan baru 547 orang yang sudah mendapat bantuan dari posko ini. Namun dari logistik yang ada juga kami salurkan kepada masyarakat yang datang ke posko,” ujar Jajat Sudrajat, yang juga menjabat sebagai Kepala SMKN Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur. Jajat menambahkan, bantuan yang diterima dari manapun dicatat dengan Berita Acara Penerimaan Logistik dan penyalurannya juga tercatat. Semua yang terlibat dalam pengelolaan Posko SMKN 2 Cilaku terdiri dari pendidik yang sebagian besar Kepala Sekolah yang ada di bawah pengawasan Disdik Kabupaten Cianjur.<!--nextpage--> “Insya Allah, amanah ini akan kami salurkan dengan baik serta dipergunakan sebagaimana mestinya. Terutama untuk membantu tenaga pendidik yang terkena musibah gempa bumi Cianjur,” pungkas Jajat.*(ah)