Idrus menambahkan, banjir juga disebabkan akibat curah hujan tinggi sejak Selasa (24/1) sore kemarin. Akibat bajir tersebut sekitar 66 siswa Sekolah Dasar Negeri Gunungsentul terpaksa harus diliburkan.
“Ya, Kepala Sekolah memutuskan untuk meliburkan para siswa, mengingat kondisi sekolah yang sangat tidak mungkin dilakukan kegiatan belajar mengajar karena terendam banjir,” sambung Idrus.
Menurut Idrus, dalam insiden banjir tidak terdapat korban luka apapun. Saat ini belum bisa dipastikan adanya kerusakan bangunan fasilitas Pendidikan karena masih terendam banjir.
“Kami sudah berkoordinasi dengan unsur Muspika Ciemas, relawan serta para guru. Untuk sementara anak-anak siswa sekolah di pulangkan. Selain itu kami juga menghimbau agar meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi,” pungkasnya.(*ah)





















