Kegiatan di atas, selain untuk melestarikan basa sunda, anak-anak sekolah tidak melupakan budaya sebagai orang sunda.
“Kegiatan ini dilaksanakan di gedung D Kelas PaudQu Baitussalam acara ini diikuti oleh para siswa, yakni maen loncat tinggi, congklak dan oray-orayan,” Kata Ustadzah Eneng Hamilah Sopriatul Badriah kepada BERITAOKE.id
Selain itu siswa membawa aneka makanan tradisional seperti buras, katimus, gegetuk, dodol, papais, kue ali, ranginang, enye/opak, borondong, keremes, peyeum, katimus, dan dodongkal, tambah ustadzah Eneng
Alhamdulillah Kegiatan ini berjalan dengan lancar di tutup dengan menyanyikan lagu sunda yaitu “Cing Ciripit” dan makan bersama, tandasnya (iak)






















