Dudung menjelaskan, Kodam ini bakal dibangun dengan desain smart defense dan dengan sistem pertahanan yang serba modern.
Selain sistem pertahanan yang modern, Kodam khusus ini juga bakal dilengkapi dengan alat utama sistem persenjataan yang tak kalah canggih dengan mempertimbangkan pula tantangan dan ancaman yang mungkin akan timbul di kawasan IKN.
“Kodam khusus ini memang akan kita bangun secara simultan sampai pada tahapan menyesuaikan dengan pembangunan IKN sampai tahun 2045,“ kata Dudung.
Sementara, Gubernur Lemhanas, Andy Wijayanto yang hadir, mengatakan, pembangunan Kodam khusus di kawasan IKN ini diproyeksi sebagai bagian dari transformasi sektor pertahanan negara di tengah ancaman geopolitik.
“Kodam khusus IKN ini dibangun sebagai bagian transformasi pertahanan kita yang harus siap menghadapi tantangan dinamika global di abad ke-21 menuju 100 tahun Indonesia di tahun 2045,” sebutnya.




















