Lanjut Ade inflasi dan produksi padi merupakan hal menjadi perhatian kita saat ini. Kedepan dengan adanya ancaman alih fungsi lahan sawah ke lahan non sawah membuat kita khawatir tingkat produksi akan menurun dan harga harga komoditas pangan akan meningkat.
Di jelaskan Sekda, Kementerian Pertanian sudah memberikan perhatian kepada Kabupaten Sukabumi diantara berupa benih padi tahun 2022 seluas 7.595 hektar dengan 2.006 di dalamnya merupakan padi biofortifikasi.
“Semoga niat baik kita ini mendapat bimbingan dan kemudahan dari yang maha kuasa, sehingga apa yang kita cita-citakan dapat terlaksana dengan baik,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Sry Hastuti Harahap mengucapkan puji dan syukur bahwasanya pada kegiatan panen raya semuanya dalam keadaan sehat walafiat. Menurutnya Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektar itu dilaksanakan di 130 (Seratus tiga puluh) Kabupaten dan beberapa provinsi di wilayah Nusantara.


























