Fahmi menjelaskan, para ASN yang purna bakti akan memberikan dukungan lain kepada keluarga besar pemkot, meskipun tidak secara aktif di pemerintahan. Intinya berbagai dedikasi dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini telah menjadi catatan sejarah Pemerintah Kota Sukabumi.
“Kegiatan ini kami lakukan rutin setiap bulan dalam kerangka penghormatan kepada yang puluhan tahun melakukan pengabdian kepada masyarakat, Sehingga dilakukan pelepasan secara resmi sebagai bentuk apresiasi dan kadeudeuh dari Pemkot,” bebernya.
Pada awal Maret 2022 nanti sambung dia, PNS yang masuk masa purna bhakti diantaranya tenaga pendidik 9 orang, pengawas sekolah 2 orang dan sisanya pelaksana di sejumlah isntansi. Rata-rata yang purna bhakti berusia 60 tahun 11 orang dari tenaga guru dan sisanya di bawah itu.
“Saya berharap setelah memasuki masa purna bhakti bukan berarti tidak berkiprah dalam pembangunan Kota Sukabumi. Di mana para PNS yang masuk purna bhakti tetap menjadi bagian tidak terpisahkan dari keluarga besar pemkot,” ucapnya.


























