Sementara Wali Kota Sukabumi, Achmad Fachmi, yang juga menghadiri FGD tersebut mengungkapkan, setelah isu prioritas ditetapkan, pemerintah akan menyusun rencana inovasi untuk penanganannya.
Menurutnya diharapkan penanganan masalah lingkungan hidup yang diawali dengan penetapan isu prioritas bisa menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat Kota Sukabumi.
“Semoga ikhtiar yang dilakukan oleh pemerintah bisa menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat,” ujarnya
Sementara disinggung mengenai penanganan kualitas air, beliau mengatakan, DLH telah melakukan beberapa upaya seperti pembinaan maupun pengawasan kepada pabrik dan industri rumah tangga yang berpotensi melakukan pencemaran sungai, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan sungai.
“Secara teknis ini tentunya DLH akan melakukan pembinaan dan pengawasan yang ketat terkait wilayah apakah pabrik, home industry yang berkontribusI terhadap pencemaran. makanya DLH ini rutin melakukan pembinaan dan pengawasan kepada pabrik, industrI yang berada dibantaran sungai. Kedua kita juga melakukan edukasi terus – menerus kepada masyarakat pentingnya menjaga kawasan sungai,” pungkasnya.(*ah)


























