Intinya sambung Fahmi, pemkot dan aparat keamanan akan terus melakukan perbaikan dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Terutama mencegah aksi kekerasan yang dilakukan oleh berandalan bermotor.” tandasnya.
Ditempat yang sama Direktur RSUD R Syamsudin, SH, Dony Sulifan menambahkan kedua korban telah mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan bahkan salah seorang korban telah menjalani dua kali operasi. Saat ini keduanya tengah diobservasi kondisinya oleh tim medis dan diharapkan bisa segera pulih.
Kedua korban pembacokan senjata tajam celurit mengenai wilayah dada dan keduanya mengenai paru paru. Sehingga memerlukan upaya medis yang intensif.
”Seluruh biaya pengobatan bagi kedua orang tersebut menjadi tanggungan pemerintah, Rumah sakit kerjasama dengan dinas lain seperti dinas sosial dan seluruh pihak terkait,” singkatnya. (*ah)


























