Adapun di RW 08 P2RW dimanfaatkan untuk membangun TPT atau Tembok Penahan Tanah. Ketua RW, Usman Latif, menerangkan pembangunan tersebut dibantu pula oleh swadaya masyarakat senilai Rp. 20 juta, sehingga TPT yang awalnya direncanakan sepanjang 30 meter berhasil dibangun hingga 35 meter dengan tinggi 1 meter.
“Alhamdulillah dengan P2RW, kami sangat antusias karena program ini sangat mendukung pembangunan yang adil dan merata. Panjang TPT ajuan proposal 30 meter tapi kita membuat 35 meter dengan tinggi dan lebar 1 meter,” jelasnya.
Sedangkan Lurah Cikondang, Taupik, seusai peninjauan menjelaskan bahwa dari sembilan RW, delapan diantaranya telah menyelesaikan berbagai program pembangunan dalam P2RW. Ia pun mengapresiasi dukungan penuh masyarakat dikelurahannya karena berdasarkan perhitungan, jumlah swadaya masyarakat mencapai kurang lebih Rp. 100 juta.






















