“Peserta pelatihan yang dikirimkan ini harus menjadi agent of change di mana individu atau kelompok dapat melakukan perubahan dalam kelompok dan/atau organisasi. Dalam konteks sosial, agen perubahan berkaitan dengan upaya mengubah struktur atau tatanan sosial di masyarakat,” jelasnya.
Selanjutnya, di hari kedua, seluruh peserta diajak untuk melihat Mall pelayanan publik dan operasional command center di Kabupaten Badung, Bali.
“Kabupaten Sukabumi harus segera membenahi sistem pelayanan publik, di mana semua layanan yang disediakan menjadi satu kesatuan, jadi bukan hanya layanan perijinan saja, tapi semua layanan publik ada untuk masyarakat, identitas penduduk, administrasi kesehatan, bahkan layanan publik lintas sektoral hadir dalam satu ruang layanan. Itu akan memudahkan bagi masyarakat,” ucap Bupati.

























