“Selain itu kami tampilkan pula beberapa kesenian seperti reog bodor Sunda, musik keroncong, dan Barongsay. Kenyamanan para pengunjung pun ditambah dengan adanya bazaar produk UMKM,” imbuhnya.
Sementara Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, usai pembukaan pameran dan festival Soekaboemi Tempo Doeloe menyampaikan, digelarnya acara ini semakin mempertegas wilayah Sukabumi memiliki sejarah sebagai salah satu lokasi dalam perjuangan kemerdekaan.
“Saya mengharapkan selain rekreasi, masyarakat pun bisa mendapatkan edukasi mengenai sejarah Sukabumi di pameran dan festival Soekaboemi Tempo Doeloe,” singkatnya.(*ah)

























