Sementara Wali Kota Sukabumi menyampaikan harapannya, dengan pelatihan ini yakni remaja Kota Sukabumi mampu beradaptasi dengan tiga perubahan dalam sektor ekonomi yaitu dengan berkembangnya ekonomi digital, ekonomi kreatif dan ekonomi hijau.
“Kita harapkan remaja Kota Sukabumi mereka mampu beradaptasi dengan ekonomi hijau, digital dan ekonomi kreatif. Kenapa sinematografi? karena memiliki unsur hiburan, wirausaha, dan juga bisa menjadi sebuah potensi pendapatan luar biasa ketika dilakukan secara profesional,” ucap Kang Fahmi.
Sedangkan Kepala Disporapar Kota Sukabumi, Tejo Condro Nugroho mengatakan, melalui pelatihan ini para pemuda diajak menjadi individu yang kreatif, inovatif serta mampu memanfaatkan berbagai potensi diera digital.
“Pelatihan ini dengan tujuan untuk mempersiapkan generasi muda diera digital, era ekonomi kreatif dan ekonomi hijau. Ya agar para pemuda tidak mageran. Pemuda harus menjadi pemuda kreatif, inovatif dan tidak kalah penting berani mengambil risiko. Harus jadi gercep, geber dan gaspol. Gunakan semua potensi online, sehingga siap go international,” pungkasnya.*(ah)

























