Adapun pemilihan bawang merah sebagai komoditas yang dibudidayakan merupakan hasil dari penyusunan rencana usaha kelompok dan karena komoditas ini memiliki harga yang lebih baik dibandingkan tanaman sayuran lainnya.
“Lebih ke fasilitator pengembangan sumber daya manusia untuk petani. Kita bertahap jadi yang awalnya itu penyusunan rencana usaha kelompok,” jelasnya.
“Rencana usaha kelompok Tani Karang Mekar dan Tentram memang mengharapkan budidaya komoditas baru yaitu bawang merah, karena memang harganya lebih bagus dibandingkan sayuran. Setelah muncul rencana usaha kelompok, kita menganalisis apa yang dibutuhkan,” sambungnya.
Diharapkannya kedua Kelompok Tani tersebut dapat menjadi produsen bawang merah di Kota Sukabumi.*(ah)

























