Lebih jauh Amir menjelaskan, selama ini yang sudah terprogram beasiswa di Baznas Kota Sukabumi yakni beasiswa Tahfiz Qur’an, Santri Tahfiz, dan menginginkan persatu Kecamatan setiap tahunnya ada Tahfiz-Tahfiz Qur’an.
Namun, sampai saat ini menurutnya baru ada 4 orang dan itu juga melalui tahapan seleksi pada tahun 2022 dan tahun 2023.
“Sebetulnya pendaftar waktu itu ada 30 orang, tetapi setelah dilakukan penyeleksian yang mendaftar pada saat itu kebanyakan dari luar Kota Sukabumi. Tidak mewakili setiap Kecamatan jadi tertumpuk di satu Kecamatan dan Baznas menginginkan merata setiap Kecamatan ada dan kemarin kebanyakan di Kecamatan Cikole, kemungkinan dia sekolah di sini,” pungkasnya.*(ah)
























