“Kita ingin angka stunting turun di Kabupaten Sukabumi. Minimal berada di 14 persen, bahkan bila perlu sampai hilang itu stunting di Kabupaten Sukabumi. Makanya, berbagai upaya kami lakukan,” ujarnya.
Namun untuk dua wilayah yang dikunjungi hari ini, H. Iyos sangat mengapresiasi. Sebab Kecamatan Cidadap dan Sagaranten, terus melaporkan penurunan angka stunting.
“Persentase angka stunting di Cidadap dan Sagaranten terus menurun. Mudah-mudahan semakin mengecil persentasenya,” ungkapnya.
Meskipun begitu, dirinya akan terus berkunjung ke lapangan. Hal ini sebagai upaya untuk memastikan keberhasilan penanganan stunting di setiap wilayah. Sebab, penanganan stunting bukan sekadar membagikan bantuan saja.
“Penanganan stunting itu, bukan hanya memberikan bantuan makanan bergizi lalu dibiarkan. Namun, harus ada pengawasan agar para penderita stunting ini terus mengonsumsi makanan bergizi,” ucapnya.

























