Untuk itu, masyarakat harus terus tumbuh dan berkembang dengan potensi tersebut untuk mengkreasikan durian menjadi buah tangan bagi wisatawan. Apalagi, potensi ini jarang sekali dimiliki oleh wilayah-wilayah lain maka harus dikembangkan.
“Buah durian ini tidak hanya sebatas dijual buahnya, tetapi buatlah inovasi agar buah tersebut menjadi oleh-oleh wisatawan. Misalnya saja di kreasikan menjadi wajit durian ataupun lainnya,” terang H Marwan.
Bupati menyatakan, pembangunan infrastruktur tersebut diyakini bisa mengungkit pertumbuhan ekonomi desa dalam koridor penguatan ibukota Kab. Sukabumi.
Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat untuk memelihara jalan tersebut dengan sebaik-baiknya. Karena tanpa pemeliharaan, usia jalan tidak akan bertahan lama.
“Kami titip betul jalan ini, apabila terjadi genangan air mohon segera di atasi,” tandasnya.

























