“Kendala yang dihadapi saat gerak jalan putri yaitu adanya perubahan jarak yang semula 4 kilometer menjadi 6,4 kilometer. Kemudian segi penilaian pada technical meeting itu kecepatan dan kelengkapan personil, pada saat pelaksanaan menjadi ketepatan dan kerapihan,” Jelas Yanto, Kamis, (1/12/2023).
Disampaikan Yanto, kendala lainnya adalah persaingan yang semakin ketat karena Pemerintah Kabupaten dan Kota lainnya telah melakukan regenerasi atlet.
Ia pun menerangkan bahwa kendati belum teranggarkan namun pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar tahun depan Disporapar bisa kembali mengadakan Pekan Olahraga Pemerintah Kota (Porpemkot) yang akan dimanfaatkan untuk menyeleksi atlet baru.
“Pada saat Porpemda memang ada beberap masukan untuk tahun berikutnya. Kita memang gelap dengan peta persaingan karena Porpemda off selama 4 tahun akibat pandemi,” terangnya.





















