“Ini jelas perlu regulasi yang berpihak kepada mereka. Solusinya sederhana berikan mereka pendidikan/keterampilan vokasi dan bahasa asing. Setelah itu tempatkan mereka pada lapangan kerja dalam negeri, bila perlu kirim ke luar negeri,” tegasnya.
Seperti yang sudah ia kerjakan selama ini. Di Kabupaten Sukabumi saja sudah ada binaan usaha mulai dari pertanian maupun industri kecil. Terdata ada 2 ribu kelompok yang dibina.
“Dari 2 ribu kelompok yang dibina, penyerapan karyawannya sudah mencapai 40 ribu orang. Ini kan luar biasa, apalagi nanti secara politik kekuasaan itu sudah diambil, bisa bertambah lagi,” tutur mantan guru SMKN 1 Kota Sukabumi itu.
Ia menyebutkan selama ini, pendampingan terhadap kelompok usaha dibidang pertanian, industri kecil maupun UMKM, masih menggunakan uang pribadi (ia menyebut shadaqah).


























