Diketahuia luas bangunan tersebut dengan ukuran 4 x 6 meter persegi. Sementara kerusakan fasilitas seperti peralatan dapur kompor dan lainnya karena tertimpa material bangunan.
“Untuk kerugian materi atas peristiwa ambruknya atap dapur korban masih dalam kajian pihak pemerintah desa setempat,” tambahnya.
Diketahui rumah tersebut dihuni oleh 3 jiwa, Mak Emun dan anaknya. Atas bencana itu dibutuhkan yang bersifat segera material bangunan seperti kayu, kaso dan terpal serta material bangunan lainnya.
Pihak dari unsur Muspika Kecamatan Simpenan beserta relawan lainnya setelah melakukan asessment dan membersihkan puing-puing bangunan juga memberikan himbauan kepada warga sekitar agar tetap meningkatkan kewaspadaan.
“Puing-puing bangunan sudah kami bersihkan dan Mak Emun juga langsung mendapatkan penanganan terkait luka yang dialaminya,” pungkasnya.**(ah)

























