Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyambut baik kunjungan tersebut. Apalagi, kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengetahuan bagi kedua negara. Baik itu Indonesia maupun Kamboja.
“Pertemuan ini dapat memberikan manfaat bagi semuanya,” ungkapnya.
Berkaitan perkawinan anak, di Indonesia relatif lebih terkontrol berkat pengawasan dan peran orangtua. Selain itu, diperkuat dengan berbagai regulasi dan lainnya.
“Mereka pun mempelajari berbagai hal,” bebernya
Bahkan menurut H. Marwan, tren perkawinan anak di Kabupaten Sukabumi telah menurun berkat kerjasama dengan berbagai pihak.
“Di kita ada Youth Advocate, mereka membantu kami untuk sosialisasi dan edukasi langsung ke sesama rekannya,” terangnya.
Sementara dari sisi pemerintah sendiri, mengeluarkan sejumlah program. Dari mulai tingkat Kabupaten hingga ke desa.


























