Menurutnya, Pemerintah telah banyak menerbitkan berbagai kebijakan untuk melindungi Perempuan dan anak yang merupakan kaum yang rentan.
“Ya, termasuk didalamnya upaya upaya untuk menghentikan kekerasan secara fisik, seksual, psikis hingga penelantaran dan juga eksploitasi seperti Perdagangan Orang,” ungkapnya
Masih kata Sekda, Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi merupakan daerah yang turut berkonsentrasi terhadap kasus Kasus Ekploitasi dan Diskriminasi (KED) pada perempuan dan anak mulai dari Pencegahan, penanganan, penjangkauan hingga Rehabilitasi dan Integrasi Sosial.
“Saya berharap dengan diadakannya Bimtek ini dapat menambah Keilmuan, Skill dan Juga terciptanya Kolaborasi, Sinergitas yang Kuat dalam Penanganan Kasus Kekerasan pada perempuan dan anak,” tandasnya.(*ah)


























