“Mari kita ciptakan Sukabumi yang damai dan kondusif. Kolaborasi ini harus berjalan dua arah, pemerintah membantu pemuda, pemuda juga bantu pemerintah,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Umum HIPMA Sukabumi, Rahman Abbizard, menyampaikan sejumlah inisiatif sosial yang sudah digagas pihaknya.
Hal itu mulai dari program sosialisasi anti perundungan ke sekolah-sekolah, penguatan program sosial di desa-desa, hingga rencana peluncuran program Hipma Abdi Desa yang bertujuan menjadi penopang visi Sukabumi Mubarakah.
“Kami ingin hadir membantu, khususnya di isu kesehatan yang masih jadi persoalan. Kami juga berharap Dinas Sosial bisa mempermudah akses layanan kesehatan, termasuk pendataan BPJS Kesehatan,” singkatnya.(*ah)


























