Ketua Pelaksana MABASCHAMP 2026, Kak Ranti Apriany, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman bermakna bagi peserta.
“MABASCHAMP bukan sekadar lomba. Kami ingin peserta membawa pulang nilai, pengalaman, dan semangat kepemimpinan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kak Ranti kepada BERITAOKE.ID belum lama ini.
Ia menambahkan bahwa penggabungan lomba offline dan online menjadi upaya menyesuaikan kepramukaan dengan kreativitas generasi muda saat ini.
“Kami ingin memberi ruang bagi keterampilan kepramukaan sekaligus kreativitas digital peserta,” tambahnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Kegiatan Ust. Acep Abdul Aziz, S.T., M.Pd., menegaskan bahwa MABASCHAMP 2026 merupakan bentuk komitmen MA Baitussalam dalam pembinaan pelajar.
“Kepramukaan adalah sarana strategis dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan integritas generasi muda. MABASCHAMP menjadi wujud kontribusi nyata MA Baitussalam dalam mencetak pemimpin masa depan yang berakhlak dan berdampak,” tuturnya.


























