“UKW bukan sekadar ujian, tetapi ruang evaluasi untuk meningkatkan kemampuan dan menjaga kualitas profesi wartawan,” kata Hery.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur UKW PWI, Dr. Aat Surya Safaat, turut memberikan pesan kepada seluruh peserta. Ia menyampaikan bahwa PWI saat ini tengah berupaya agar wartawan yang telah mengantongi kartu UKW dari Dewan Pers dapat memperoleh perhatian berupa tunjangan dari pemerintah, mengingat besarnya kontribusi pers bagi negara.
Selain itu, Aat menekankan pentingnya budaya literasi dalam dunia jurnalistik, terutama membiasakan diri menulis karya yang lebih bermakna.
“Wartawan dikenal dari tulisannya. Membaca dan menulis itu satu paket, harus terus diasah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan soal etika profesi, termasuk menjaga penampilan ketika berinteraksi dengan narasumber agar citra lama wartawan yang identik dengan kesan kurang rapi dapat ditinggalkan.

























