Lanjut KH. Iim Abdul Karim, Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Zakat tersebut kata Kang H. Iim, selain menunaikan rukun Islam keempat juga bertujuan untuk menyucikan diri serta membantu sesama (hak penerima zakat).
“Zakat fitrah bisa dibayarkan dalam bentuk makanan pokok. Ya kalau di Indonesia itu ‘beras’ dengan besaran 2,5 kiligram atau 3 liter seperapat,” jelasnya.
KH. Iim Abdul Karim menambahkan, zakat fitrah juga bisa diganti dengan uang yang nilainya sama dengan harga bahan makanan pokok kita.
“Saya menghimbau para siswa agar mengelurkan zakat fitrah untuk menyempurnakan ibadah puasa kita di bulan suci Ramadhan 1447 hijriah ini,” pungkasnya. (iak).


























