Tradisi mengawali hari dengan sholawat ini dinilai efektif membangun konsentrasi, menenangkan pikiran, serta menanamkan adab (etika) seorang murid terhadap ilmu dan gurunya sebelum menghadapi teks-teks keagamaan yang kompleks.
Kegiatan mengaji kitab kuning di Ponpes Baitussalam sendiri berlangsung hingga menjelang waktu Dzuhur. Semangat para santriwati dalam menuntut ilmu di tengah hiruk-pikuk perkembangan zaman menjadi bukti nyata bahwa tradisi pesantren tetap lestari dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual.*(iak).
























