“Kami di Fathiyyah Zahra tidak hanya menargetkan mereka menjadi hafidz, tetapi juga menjadikan Al-Quran sebagai pedoman akhlak, karakter, dan cahaya di tengah masyarakat. Para santri aktif menghafal karena mereka sadar bahwa Al-Quran akan menjadi syafaat dan penuntun hidup mereka kelak,” tambahnya.
Untuk memastikan kualitas hafalan, para ustadz dan ustadzah pendamping terus memberikan motivasi serta bimbingan intensif. Setiap santri dipastikan mampu melafalkan ayat dengan tartil sesuai kaidah tajwid dan makhorijul huruf yang tepat sebelum diizinkan melanjutkan hafalan berikutnya.
Dedikasi para santri Ponpes Fathiyyah Zahra ini menjadi oase spiritual di tengah masyarakat modern. Harapan besar disematkan kepada mereka, agar kelak tidak hanya menjadi penjaga wahyu, tetapi juga para dai dan pemimpin yang menerangi umat dengan cahaya Al-Quran.*(iak)
























