“Ingatlah, rumah yang basah oleh lantunan Al-Quran akan disesaki oleh malaikat dan dijauhkan dari kegelisahan dunia. Jadikan setiap huruf yang kalian hafal sebagai syafaat dan teman setia di masa depan,” tambahnya.
Antusiasme para siswa terlihat jelas saat menyetorkan hafalan mereka satu per satu. Para orang tua yang mengantar pun tampak turut larut dalam suasana spiritual tersebut, menyadari bahwa investasi terbesar bagi anak-anak mereka bukanlah harta, melainkan hafalan dan akhlak yang bersumber dari Al-Quran.
Kegiatan di Fathiyyah Zahra ini diharapkan tidak hanya melahirkan generasi penghafal Al-Quran, tetapi juga mencetak pribadi yang berkarakter mulia dan menjadi rahmat bagi semesta alam.*(iak).
























