BERITAOKE.ID – Suasana sejuk pagi Sabtu (10/10/2026) di kawasan Cibolang Girang, Cisaat, terasa berbeda. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas akhir pekan, gema lantunan ayat suci Al-Quran terdengar merdu dan penuh khidmat dari lingkungan Pesantren Tahfidz Al-Quran Fathiyyah Zahra.
Puluhan siswa tahfidz tampak khusyuk duduk bersimpuh di atas sajadah, mengikuti bimbingan para pengasuh. Kegiatan pagi ini difokuskan pada murojaah (pengulangan hafalan) dan setoran hafalan baru, sebuah rutinitas yang dianggap krusial untuk menjaga kekuatan ingatan terhadap kalam Ilahi.
Pimpinan Tahfidz, KH. Iim Abdul Karim, yang memantau langsung kegiatan tersebut menyampaikan bahwa aktivitas mengaji di pagi hari memiliki keutamaan tersendiri bagi keberkahan hidup dan ketajaman hati.
“Mereka para penuntut ilmu, ketahuilah bahwa Al-Quran bukanlah sekadar bacaan, melainkan cahaya bagi hati yang gelap. Pagi hari adalah waktu di mana pintu rahmat Allah terbuka lebar dan akal pikiran masih jernih. Jangan biarkan waktu pagi berlalu tanpa (membaca) Kalam-Nya,” ujar KH Iim Abdul Karim, Sabtu (10/10).
























