Pendiri sekaligus pengasuh Majelis Tahfidz Al-Quran Fathiyyah Zahra Abdul Karim, KH Iim Abdul Karim, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Kelompok An-Nisa. Menurut beliau, kelompok ini memiliki kekhasan dan semangat yang luar biasa.
“Kelompok An-Nisa ini bukan sekadar kelompok mengaji biasa, mereka adalah idola. Semangat mereka berkumpul di sore hari ini membuktikan bahwa cinta kepada Al-Quran tidak mengenal waktu dan rasa lelah. Mereka saling menguatkan, saling mengingatkan, dan inilah ruh dari tahfidz itu sendiri,” ujar KH Iim Abdul Karim di sela-sela kegiatan.
KH Iim menambahkan, keberadaan kelompok idola seperti An-Nisa sangat penting untuk menularkan energi positif. “Ketika satu kelompok istiqomah dan menjadi teladan, maka kelompok lain akan terpacu untuk mengikuti. Inilah yang kita harapkan, agar Cibolang Girang dan Cisaat pada umumnya terus menjadi kampung yang diterangi oleh cahaya Al-Quran,” tambahnya.
























