“Melalui Persamiba ke-19 ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat dan pihak Kemenag, bahwa generasi penerus bangsa dari MI Baitussalam siap menjadi pemimpin yang berkarakter, cinta tanah air, berjiwa ksatria, dan berakhlak mulia. Mereka adalah tunas-tunas rabbani yang tidak hanya cerdas di dalam kelas, tapi juga tangguh di lapangan,” tambah KH. Iim Abdul Karim.
Sambut hangat dan penampilan apik dari siswa MI Baitussalam ini pun mendapat apresiasi langsung dari jajaran Kemenag Kabupaten Sukabumi yang hadir. Mereka menilai, tradisi penyambutan yang melibatkan pasukan Semapur dan yel-yel pramuka ini adalah metode edukatif yang luar biasa untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kekompakan, dan kepramukaan sejak dini.
Usai prosesi penyambutan yang meriah dan penuh kekeluargaan tersebut, rangkaian acara dilanjutkan dengan upacara pembukaan Persamiba ke-19 secara resmi. Atmosfer semangat yang dibangun oleh pasukan Semapur di awal acara diharapkan dapat membakar semangat para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian perkemahan dengan gembira, disiplin, dan penuh makna. *(iak)





















