Selain kepada pengajar, KH Iim juga menitipkan peran penting kepada orang tua dalam menjaga kebiasaan tersebut di rumah.
“Kami titip kepada orang tua, jangan hanya bertanya sudah hafal berapa juz. Tanyakan juga sudah dibaca apa hari ini. Dari situlah anak merasa hafalannya dipakai, bukan disimpan,” kata KH Iim.
Ia berharap tradisi mengaji bersama yang dijaga Kelompok Tahfidz Asy-Syifa dapat membentuk generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam perilaku sehari-hari.
Sebagai informasi dan catatan penting bahwa lembaga Tahifidz ini sudah terdaftar resmi dengan Nomor Statistik Pondok (NSP)
NSP : 51003202105
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 94 Tahun 2021
Mewujudkan Generasi Qur’ani Unggul dalam Prestasi
























