2. Muraja’ah Kelas (Pengulangan Terjadwal)
Menghafal mudah, namun menjaganya adalah ujian yang sesungguhnya. Muraja’ah kelas dilakukan secara terjadwal di bawah pengawasan ketat guru. Sistem ini berfungsi sebagai “tameng” agar hafalan lama santri tidak rapuh atau lupa seiring berjalannya waktu.
3. Tahsin dan Tajwid
Sebelum dan saat proses menghafal, santri wajib menguasai teori dan praktik membaca Al-Qur’an dengan makhraj (tempat keluar huruf) yang tepat, serta memahami hukum bacaan tajwid secara utuh. Ini adalah fondasi agar bacaan Al-Qur’an tidak mengalami perubahan makna akibat kesalahan pelafalan.
4. Gharib (Pengenalan Bacaan Khusus)
Ini adalah nilai tambah dan keistimewaan dari kurikulum di Fathiyyah Zahra. Gharib adalah pelajaran khusus untuk mengenali bacaan-bacaan asing, kata-kata yang tidak lazim, atau variasi bacaan (riwayat) tertentu dalam Al-Qur’an.
























