Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) sekaligus Kepala MI Baitussalam, KH Iim Abdul Karim, M.Si., mengatakan gelar juara umum merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara rutin, bukan capaian instan menjelang lomba.
“Enam belas trofi ini bukan sekadar hasil latihan beberapa hari. Ini buah dari pembinaan mingguan, kedisiplinan anak-anak, dan kesabaran para pembina mendampingi mereka. Anak-anak belajar bahwa yang dinilai bukan hanya cepat atau tepat, tetapi juga kekompakan dan sportivitas,” ujar Kamabigus, Minggu (1/11) disela kegiatan.
Ia menuturkan, seluruh peserta yang diberangkatkan berasal dari siswa kelas V dan VI yang telah mengikuti seleksi internal dan pemusatan latihan sebelum tampil di Lembursitu.
“Dari delapan regu yang kami turunkan, semuanya kami minta tampil maksimal tanpa membebani diri. Alhamdulillah, hasilnya melampaui target. Namun yang paling kami syukuri, tidak ada satu pun anak yang pulang tanpa membawa pengalaman baru,” katanya.























