Program calistung dan matematika tersebut merupakan program khusus yang diselenggarakan di lingkungan Tahfidz Fathiyyah Zahra Abdul Karim. Program ini dirancang sebagai penguat kemampuan dasar anak, di samping kegiatan utama tahfidz Al-Qur’an.
Pengasuh Tahfidz Al-Quran Fathiyyah Zahra Abdul Karim, KH Iim Abdul Karim, mengatakan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung merupakan fondasi yang tidak boleh diabaikan pada anak usia pendidikan dasar.
“Calistung itu fondasi. Anak yang lancar membaca dan berhitung akan lebih mudah menangkap pelajaran apa pun, termasuk ketika ia belajar memahami bacaan Al-Qur’an,” ujar KH Iim Abdul Karim saat ditemui di lokasi pembelajaran.
Menurut dia, penempatan calistung sebagai program khusus bertujuan agar pembinaan santri tidak berhenti pada aspek hafalan semata, tetapi juga menyentuh kemampuan literasi dan numerasi.
























